MediaPhatas.com || Bojonegoro - Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai kegiatan tasyakuran sekaligus pelantikan pengurus Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bojonegoro. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas insan pers serta mempererat sinergi dengan berbagai pihak.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan visi dan misi organisasi. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pesan dari Bupati Bojonegoro, Adi Setyo Wahono, yang diwakili oleh Agus. Dalam pesannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat atas terbentuknya KWI serta harapan agar organisasi ini terus bersinergi dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Turut hadir dalam acara tersebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Klampok, Wakapolsek Kapas AKP Suyono, perwakilan Danramil, serta sejumlah perwakilan organisasi pers, di antaranya Ketua AWPI Agus, Ketua AKP Ferry, Ketua PJI Anam, Ketua SMSI Kustaji, Ketua JSMI Ririn, dan Ketua PWI Sasmito.
Ketua Umum KWI, Umar Hayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bojonegoro atas perhatian dan dukungan yang diberikan, termasuk melalui pesan singkat. Ia menegaskan bahwa KWI merupakan wadah pemersatu insan pers.
“KWI resmi berkekuatan hukum sejak 26 Januari 2026 dan kini telah berkembang di Jawa Timur serta mulai merambah seluruh nusantara. Dalam waktu dekat, kami akan membentuk DPC dan DPD di berbagai daerah. KWI hadir untuk mempersatukan seluruh jurnalis, serta siap membantu rekan-rekan yang menghadapi intimidasi maupun permasalahan,” ujarnya.
Ketua DPD KWI Jawa Timur Zainal Abidin, juga menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan organisasi. “KWI harus bersatu dalam berpikir. Kami akan mengembangkan sayap dari Bojonegoro hingga ke Tuban dan Banyuwangi. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” ungkapnya.
Sementara itu, Dewan Penasehat KWI, Abah Samsul Arifin, mengajak seluruh anggota untuk menjalin sinergi dengan institusi TNI dan Polri demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bojonegoro.
Dukungan juga datang dari Ketua Vanguard, Kokoh, yang menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya KWI. Ia mengingatkan para jurnalis untuk tetap berpegang teguh pada prinsip Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Pegang teguh prinsip jurnalistik, jangan hanya mengedepankan satu pasal saja. Ada banyak aturan yang harus dipahami agar tetap profesional,” pesannya.
Ketua DPC KWI Bojonegoro, Teguh Waluyo, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan yang telah dilaksanakan pada 26 April 2026. Ia berharap KWI dapat menjadi wadah pemersatu, bukan ajang persaingan.
“Alhamdulillah, saat ini KWI Bojonegoro telah memiliki sekitar 50 jurnalis yang tersebar di 28 kecamatan. Mari kita bangun sinergi dan kerja sama demi kemajuan Bojonegoro,” tuturnya.
Acara ditutup dengan prosesi pelantikan anggota inti DPC KWI Bojonegoro dan pemotongan tumpeng sebagai simbol langkah awal dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan peran pers dalam pembangunan daerah.(UD)
Editor. Kancil